
Loop Engineering: Mendesain AI Agent Tanpa Infinite Loop
Desain loop AI agent yang punya indikator progress, retry policy, idempotency, budget, recovery, approval, dan kondisi berhenti yang dapat dibuktikan.
Read article// 680 articles · 8 reader groups
Work notes on AI, ads, and digital systems for business owners and teams.
Other articles retain their verified Indonesian source text.
Change the search term or clear the active filters.

Desain loop AI agent yang punya indikator progress, retry policy, idempotency, budget, recovery, approval, dan kondisi berhenti yang dapat dibuktikan.
Read article
Prompt engineering tetap penting, tetapi unit kerjanya kini mencakup kontrak instruksi, tool schema, structured output, acceptance criteria, versioning, dan eval.

Hermes Agent 0.19.1 membawa patch besar untuk silent outage Telegram, SQLite WAL, delivery media, installer, dan updater. Ini risiko serta checklist upgrade aman.

Titen menawarkan collaborative memory untuk banyak AI agent: evidence, claim, context, provenance, handoff, governance, dan federation dalam satu arsitektur.

Google Search Console mulai menampilkan performa Instagram, YouTube, dan TikTok di Google Search. Pahami fungsi, metrik, cara pakai, dan batasannya.

Bug P1 di Hermes Agent 0.19.0 dapat membuat Telegram berhenti menerima pesan permanen setelah 502 atau timeout, sementara gateway tetap terlihat hidup.

Gunakan Claude untuk memahami konteks konten, menyusun playbook, dan membuat draf Repliz; biarkan policy dan approval mengontrol tool write.

Panduan repo-first untuk mengimplementasikan Repliz API dengan Codex: adapter typed, kontrak OpenAPI, test, approval, dan CI sebelum produksi.

Rancang Hermes Agent yang menjalankan workflow Repliz secara durable, memulihkan pekerjaan, dan tetap meminta izin sebelum posting atau membalas.

Pahami Repliz, dashboard, API, MCP, dan workflow OpenClaw yang memakai approval manusia sebelum post atau balas komentar.

Codex membantu tim Product, PMO, Strategy, Operations Excellence, dan Executive Admin merakit evidence, decision packet, serta action tracking dengan human gate yang jelas.

Codex membantu tim Data dan BI membuat SQL teruji, lineage, metric catalog, DQ checks, dan dashboard diff dengan akses serta production gate yang jelas.

Codex cocok secara native untuk workflow software engineering dari issue ke reviewed PR, test, CI, IaC plan, dan evidence tanpa autonomous production deploy.

Codex membantu tim ITSM dan aplikasi perusahaan menyiapkan diagnosis ticket, remediasi sandbox, change evidence, runbook, serta review akses tanpa mengambil alih produksi.

Codex membantu menata controlled document, deviation, CAPA, incident log, training acknowledgment, dan ISO evidence tanpa mengambil alih keputusan resmi.

Codex membantu tim supply chain memeriksa demand-supply plan, master SKU/lokasi, stock aging, dan draft shipment packet dengan acceptance check dan approval manusia.

Codex dapat dirancang untuk mengklasifikasikan snapshot ticket, menemukan policy yang relevan, membuat draft jawaban dengan sitasi, memonitor SLA, menyiapkan escalation packet, dan mengusulkan patch knowledge base. Ia tidak mengirim jawaban otomatis, mengubah akun, menyetujui refund, menjanjikan kompensasi, atau menutup keluhan secara sepihak.

Codex dapat dirancang untuk mengelompokkan media mentions, memeriksa provenance klaim, menyiapkan draft press release, internal memo, executive speech, holding statement, dan scenario Q&A dengan version control. Ia tidak bertindak sebagai juru bicara, tidak memutuskan posisi krisis atau keterbukaan material, dan tidak merilis pernyataan.
// schedule in chat
Reading available times…
Try again without leaving this consultation.
Continue via WhatsApp// booking confirmed
Complete this check to protect your contact data.
Wulan can make mistakes. Confirm scope and price with the team.Agentic CRM Powered by Semaya.chat