Jawaban langsung: agentAgent AIProgram AI yang mengerjakan langkah pekerjaan sendiri, misalnya membaca pesan, menyiapkan balasan, lalu mencatat hasilnya.Buka glosarium teams menjalankan 1 lead dan beberapa teammate di dalam 1 sesi ClaudeClaude ProLangganan berbayar asisten AI Claude dari Anthropic. Langganan ini membuka connector ke alat luar.Buka glosarium Code, jadi 1 tim memakai 1 akun. Untuk akun kedua dan ketiga, jalankan 1 sesi per akun di mesin yang sama dengan 1 folder config. Beri nama tiap sesi, lalu minta Claude mengirim pesan ke sesi lain dengan @nama.

Kondisi utama: pesan lintas sesi perlu Claude Code v2.1.224 atau lebih baru di macOS, Linux, atau WSL 2, dan v2.1.234 di Windows native. Tiap akun perlu paket Pro, Max, Team, atau Enterprise, karena paket Free tidak memuat Claude Code. Batas: agent teams masih eksperimental, pesan antarsesi hanya berisi teks, dan sesi token tidak punya Remote Control serta konektor claude.ai.

Kami menguji seluruh alur ini pada 23 September 2026 dengan Claude Code 2.1.280 di Linux. Uji memakai 3 akun Claude milik kami, 1 lewat /login dan 2 lewat token, pada repo demo todo-scan. Nama sesi memakai tokoh webtoon Noblesse; path, email, organisasi, dan sesi lain di mesin kami disamarkan.

Masalah: 1 akun cepat habis, dan sesi lain tidak tahu apa yang terjadi

Pemilik 2 atau 3 akun Claude biasanya membuka 1 terminal per akun. Lalu mereka menyalin temuan dari 1 terminal ke terminal lain dengan tangan. Cara ini lambat, dan konteks sering hilang di tengah jalan.

Menurut halaman harga Claude pada 23 September 2026, Claude Code memakai kuota yang sama dengan chat pada paket Anda. Kuota itu reset tiap jendela 5 jam, dan paket berbayar juga punya batas mingguan. Dokumentasi Costs menulis bahwa agent team memakai sekitar 7 kali token sesi biasa bila teammate berjalan dalam plan mode.

Jadi tugasnya bukan menambah agent sebanyak mungkin. Tugasnya adalah membagi kerja ke kuota akun lain tanpa menyalin konteks dengan tangan. Bila Anda ingin menjalankan banyak subagent dari 1 skrip, baca juga panduan dynamic workflows Claude Code.

Cara kerja agent teams dan pesan lintas sesi

Ada 2 fitur yang bekerja bersama. Agent teams mengatur kerja di dalam 1 sesi. Pesan lintas sesi (cross-session messaging) menghubungkan sesi yang Anda jalankan sendiri, termasuk sesi dari akun lain.

Diagram 3 akun Claude yang menjalankan sesi cadis, muzaka, dan raskreia pada 1 folder config, dengan agent team frankenstein, tao, dan m21 di sesi cadis
(1) sampai (3) adalah 3 akun dan 3 sesi. (4) Folder ~/.claude menyimpan daftar sesi, socket, data tim, dan task list. (5) Agent team hidup di sesi cadis dan memakai akun lead. Strip bawah menyebut cara memeriksa dan 1 batas.

Agent team: 1 lead, beberapa teammate, 1 mailbox

Menurut dokumentasi agent teams, 1 tim terdiri dari team lead, teammate, task list bersama, dan mailbox. Lead adalah sesi utama yang membuat teammate dan membagi kerja. Tiap teammate adalah instance Claude Code terpisah dengan context window sendiri.

Mailbox tiap agent adalah berkas JSON di ~/.claude/teams/{team-name}/inboxes/{agent-name}.json. Nama tim adalah session- ditambah 8 karakter pertama session ID. Fitur ini mati secara bawaan, dan CLAUDE_CODE_EXPERIMENTAL_AGENT_TEAMS=1 menyalakannya.

Pesan lintas sesi: ListAgents, SendMessage, dan socket

Claude memakai 2 tool: ListAgents untuk mencari sesi dan SendMessage untuk mengirim pesan. Tiap sesi mendaftarkan diri dalam berkas di disk dan membuka 1 socket inbox. Menurut dokumentasi Message your other Claude Code sessions, pesan di mesin yang sama lewat socket itu, tidak lewat server Anthropic.

Isi pesan hanya teks, tanpa riwayat percakapan atau berkas pengirim. Setelah sampai, pesan dihitung sebagai pemakaian seperti prompt yang Anda ketik di sesi penerima. Jadi kerja yang dipicu pesan memakai kuota akun penerima; ini inferensi kami dari aturan tersebut.

Akun dan folder config: kunci supaya sesi saling lihat

Claude Code memilih kredensial menurut urutan. Menurut dokumentasi Authentication, CLAUDE_CODE_OAUTH_TOKEN ada di urutan 5, di atas login /login di urutan 7. Token itu dibuat dengan claude setup-token, berlaku 1 tahun, dan tidak bisa membuat sesi Remote Control atau memuat konektor claude.ai.

Dokumentasi env vars menyarankan CLAUDE_CONFIG_DIR untuk menjalankan banyak akun berdampingan. Tetapi dokumentasi pesan lintas sesi menulis bahwa 2 sesi hanya saling menjangkau bila keduanya melihat berkas yang sama. Pada uji kami, sesi dengan CLAUDE_CONFIG_DIR terpisah tidak muncul di daftar sesi lain, sedangkan sesi token dengan folder bersama muncul.

Diagram aturan: token per akun dengan 1 folder config membuat sesi saling lihat, CLAUDE_CONFIG_DIR per akun memisahkan daftar sesi, lalu crossSessionInbound dan mode izin menentukan nasib pesan
(1) Token per akun dengan 1 folder config: sesi saling lihat pada uji kami. (2) CLAUDE_CONFIG_DIR per akun: sesi tidak saling lihat. (3) sampai (5) adalah urutan pemeriksaan pesan masuk dan batas isi pesan.

Nama Noblesse untuk tiap sesi

Kami memberi nama sesi dengan tokoh dari Noblesse, webtoon karya Son Jae Ho dan Lee Gwang Su. Nama pendek tanpa spasi memudahkan @mention. Pembagian peran adalah pilihan kami untuk demo, bukan bagian cerita.

Nama sesiTokoh menurut Noblesse WikiPeran di demoAkun
cadisCadis Etrama Di Raizel, Noble dari Lukedonia dengan gelar NoblesseLead agent teamAkun 1, lewat /login
frankensteinFrankenstein, pelayan setia Raizel dan ilmuwanTeammate arsitektur dan performaAkun 1, lewat lead
taoTao, manusia modifikasiTeammate keamananAkun 1, lewat lead
m21M-21, manusia modifikasiTeammate testAkun 1, lewat lead
muzakaMuzaka, mantan Lord werewolf dan teman setara RaizelSesi rekan untuk rencana testAkun 2, lewat token
raskreiaErga Kenesis Di Raskreia, Lord para NobleSesi yang memutuskan rilisAkun 3, lewat token

Polanya cocok dengan cerita: teammate bekerja di 1 rumah dengan lead, sedangkan muzaka dan raskreia adalah Lord dengan wilayah sendiri. Mereka bicara sebagai sesi setara lewat pesan, bukan sebagai bawahan. Sumber nama: Noblesse Wiki, dibaca 23 September 2026.

Subagent, agent team, atau pesan lintas sesi

Tabel ini memakai dokumentasi agent teams, cross-session messaging, dan Run agents in parallel pada 23 September 2026.

Hal yang bisa diverifikasiSubagentAgent teamPesan lintas sesi
Tempat berjalanDi dalam 1 sesi1 sesi lead dan teammate-nyaSesi terpisah yang Anda jalankan
KomunikasiHasil kembali ke pemanggilTeammate saling kirim pesan dan berbagi task listPesan teks lewat SendMessage
AkunAkun sesi ituAkun sesi leadTiap sesi boleh memakai akun sendiri
Status fiturTersediaEksperimental, mati secara bawaanAktif sejak v2.1.224 tanpa pengaturan
Biaya tokenLebih rendah, hasil diringkasLebih tinggi, sekitar 7 kali pada plan modeTiap pesan dihitung sebagai prompt di sesi penerima
Cocok untukTugas fokus yang hanya butuh hasilReview dan riset yang butuh saling tantangMembagi kerja ke kuota akun lain

Dokumentasi yang sama menyebut 2 cara lain. Agent view memantau banyak sesi latar di 1 layar lewat claude agents, dan dynamic workflows menjalankan banyak subagent dari 1 skrip. Pesan lintas sesi juga menjangkau sesi yang Anda jalankan dari agent view.

Rekomendasi Rama Digital: pakai agent team di sesi akun utama untuk review atau riset yang butuh 3 sudut pandang. Kirim hasilnya ke sesi akun lain bila keputusan atau kerja lanjutan bisa berjalan paralel. Pakai subagent atau 1 sesi bila tugasnya berurutan atau menyentuh berkas yang sama.

Prasyarat

  • Claude Code v2.1.224 atau lebih baru di macOS, Linux, atau WSL 2; Windows native perlu v2.1.234. @mention sesi perlu v2.1.232, dan notice idle perlu v2.1.236 di kedua sesi.
  • 2 atau 3 akun Claude milik Anda dengan paket Pro, Max, Team, atau Enterprise. Syarat Konsumen Anthropic yang berlaku sejak 8 Oktober 2025 melarang berbagi kredensial akun dengan orang lain.
  • 1 mesin dengan 1 user sistem operasi. Di macOS dan Linux, socket inbox hanya menerima koneksi dari user yang sama.
  • Terminal apa pun untuk mode in-process. Mode split pane perlu tmux atau iTerm2 dan tidak jalan di terminal VS Code, Windows Terminal, atau Ghostty.
  • 1 repo uji yang aman diubah. Kami memakai repo demo todo-scan dengan 4 berkas.
  • 1 tugas review atau riset untuk tim pertama. Dokumentasi menyarankan tugas tanpa menulis kode untuk percobaan awal.

Langkah 1: Cek versi dan simpan token akun tambahan

Buka terminal, lalu jalankan claude --version. Versi harus 2.1.224 atau lebih baru; kami memakai 2.1.280. Untuk tiap akun tambahan, jalankan claude setup-token dan setujui aksesnya dari browser yang login ke akun itu.

Perintah itu mencetak token, tetapi tidak menyimpannya. Simpan token ke berkas dengan izin 600. Jangan taruh token di skrip, di .bashrc, atau di riwayat shell.

claude setup-token          # setujui di browser yang login ke akun kedua
read -rsp 'Tempel token muzaka: ' t && echo
if [ ${#t} -ge 90 ]; then
  (umask 077; printf '%s' "$t" > ~/.config/claude-token-muzaka)
else
  echo 'Token terpotong. Ulangi setup-token.' >&2
fi
unset t
Terminal menampilkan claude --version dengan hasil 2.1.280 dan ls -l dua berkas token dengan izin -rw-------
(1) Versi 2.1.280 memenuhi syarat pesan lintas sesi. (2) Berkas token akun muzaka dan raskreia memakai izin 600, jadi hanya user Anda yang bisa membacanya.

Verifikasi: ls -l ~/.config/claude-token-* menampilkan -rw------- untuk tiap berkas. Pada uji kami, tiap token berukuran 108 byte, jadi token yang terpotong saat ditempel mudah terlihat. Sumber: Authentication, bagian Generate a long-lived token.

Langkah 2: Buat 1 launcher per akun dengan 1 folder config

Tambahkan fungsi ini ke ~/.bash_aliases atau ~/.bashrc. Fungsi cadis memakai login /login, sedangkan muzaka dan raskreia membaca token dari berkas. Ketiganya menyalakan agent teams dan memakai folder config yang sama.

cadis()    { CLAUDE_CODE_EXPERIMENTAL_AGENT_TEAMS=1 claude "$@"; }
muzaka()   { _claude_token muzaka "$@"; }
raskreia() { _claude_token raskreia "$@"; }

_claude_token() {
  local name=$1 token_file=~/.config/claude-token-$1
  shift
  if [ ! -s "$token_file" ]; then
    printf 'Token %s belum ada.\n' "$name" >&2
    return 1
  fi
  CLAUDE_CODE_EXPERIMENTAL_AGENT_TEAMS=1 \
  CLAUDE_CODE_OAUTH_TOKEN="$(<"$token_file")" claude "$@"
}

Jangan tambahkan CLAUDE_CONFIG_DIR ke launcher ini. Pada uji kami, sesi uji dengan CLAUDE_CONFIG_DIR terpisah tidak muncul di daftar sesi lain, walau socket inbox-nya ada. Sesi uji kedua dengan token yang sama dan folder bersama langsung muncul.

Output type untuk fungsi cadis, muzaka, raskreia, dan _claude_token yang menyalakan agent teams dan membaca token dari berkas
(1) cadis memakai login /login dan menyalakan agent teams. (2) muzaka dan raskreia memanggil 1 fungsi bersama. (3) Fungsi itu mengisi CLAUDE_CODE_OAUTH_TOKEN dari berkas, tanpa CLAUDE_CONFIG_DIR.

Konsekuensinya: ketiga akun berbagi settings.json, CLAUDE.md global, skill, plugin, dan riwayat sesi di ~/.claude. Verifikasi: jalankan type muzaka _claude_token. Output harus memuat CLAUDE_CODE_OAUTH_TOKEN dan tidak memuat CLAUDE_CONFIG_DIR.

Langkah 3: Jalankan tiap akun sebagai sesi bernama

Buka 3 terminal atau 3 jendela tmux di folder repo. Jalankan 1 launcher di tiap terminal dengan flag --name. Nama itu menjadi alamat pesan untuk sesi lain.

cadis --name cadis          # terminal 1, akun 1
muzaka --name muzaka        # terminal 2, akun 2
raskreia --name raskreia    # terminal 3, akun 3

Ketik /status di tiap sesi. Sesi token menulis Auth token: CLAUDE_CODE_OAUTH_TOKEN, sedangkan sesi cadis menulis Login method: Claude Max account. Baris Peer address menampilkan socket inbox sesi itu.

Layar /status sesi muzaka dengan Session name muzaka, Peer address socket, Auth token CLAUDE_CODE_OAUTH_TOKEN, dan 3 MCP server tersambung
(1) Nama sesi. (2) Alamat socket inbox. (3) Sesi memakai token akun kedua. (4) Hanya 3 MCPMCPAturan standar yang memungkinkan program AI memakai alat dan data Anda dengan izin yang jelas.Buka glosarium server lokal yang tersambung, karena token tidak memuat konektor claude.ai.
Layar /status sesi cadis dengan Login method Claude Max account dan 11 MCP server tersambung, dengan organisasi dan email disamarkan
(1) Sesi cadis memakai login /login dengan paket Max. (2) Sesi login memuat 11 MCP server, termasuk konektor claude.ai. Organisasi dan email disamarkan.

Pada uji kami, header sesi token menulis Claude APIAPIPintu resmi yang dipakai 2 sistem untuk saling mengirim data, tanpa orang menyalin data secara manual.Buka glosarium, bukan nama paket. Pilih nama yang belum dipakai sesi lain; bila nama sudah dipakai, Claude Code memberi sesi Anda nama varian. Saat uji, 1 sesi lain di mesin kami mengirim tugas ke nama muzaka, karena nama itu cocok dengan akun yang ia cari.

Verifikasi: baris Session name di /status sama dengan nama yang Anda ketik. Sumber: dokumentasi pesan lintas sesi, bagian See which sessions Claude can reach.

Langkah 4: Bentuk agent team di sesi cadis

Di sesi cadis, tulis tugas dan nama tiap teammate dalam 1 prompt. Sebut model untuk teammate, karena model di prompt spawn punya prioritas tertinggi. Dokumentasi Costs menyarankan Sonnet untuk teammate.

Buat agent team untuk meninjau repo todo-scan ini. Spawn 3 teammate
dengan nama persis frankenstein, tao, dan m21. frankenstein meninjau
arsitektur dan performa, tao meninjau keamanan, m21 meninjau test.
Pakai Sonnet untuk tiap teammate. Jangan ubah berkas dan jangan
jalankan perintah, hanya baca kode. Minta mereka saling menantang
temuan lewat pesan, lalu rangkum 3 temuan terpenting.
Sesi cadis menampilkan 3 background agents launched untuk frankenstein, tao, dan m21, lalu panel agent dengan baris main dan 3 teammate
(1) Lead menjalankan 3 teammate dengan nama yang kami minta. (2) Panel agent di bawah prompt menampilkan tiap teammate, tugasnya, waktu, dan angka token.

Claude Code tidak meminta konfirmasi saat lead membuat teammate. Pada uji kami, 3 teammate mulai pukul 13.22 WIB, saling menantang temuan, lalu lead merangkum 3 temuan pukul 13.23 WIB. Berkas config.json tim mencatat team-lead, frankenstein, tao, dan m21 dengan model sonnet dan backend in-process.

Teammate mulai dengan mode izin lead, dan permintaan izinnya muncul di sesi lead. Bila lead memakai --dangerously-skip-permissions, semua teammate juga melewati izin. Karena itu, kami menjalankan demo dalam mode manual.

Verifikasi: panel agent juga memuat subagent, jadi buka ~/.claude/teams/session-<8 karakter>/config.json untuk memastikan tim terbentuk. Pilih teammate dengan panah atas atau bawah, tekan Enter untuk membuka transkripnya, dan tekan x untuk menghentikannya. Sumber: dokumentasi agent teams, bagian Start your first agent team.

Langkah 5 (opsional): Nyalakan shared task list

Task list bersama butuh tool TaskCreate, TaskList, TaskGet, dan TaskUpdate. Menurut Tools reference, tool itu aktif secara bawaan sejak v2.1.268 hanya pada Claude 3.x, Opus 4–4.7, Sonnet 4–4.6, dan Haiku 4.5. Lead Opus 5.5 pada uji pertama kami tidak membuat task apa pun, jadi tim berkoordinasi lewat pesan.

Untuk lead Opus 5.5, jalankan sesi dengan CLAUDE_CODE_ENABLE_TODO_TOOLS=1. Teammate in-process mengikuti tool milik sesi lead. Perubahan lain pada model ini ada di panduan perubahan Claude Opus 5.5.

CLAUDE_CODE_ENABLE_TODO_TOOLS=1 cadis --name cadis

Lalu minta lead membuat task dengan pemilik dan dependensi. Pada uji kedua, lead membuat 3 task: frankenstein mengganti statSync dengan lstatSync, m21 menambah 2 regression test, dan tao meninjau keduanya.

Shared task list di sesi cadis dengan 3 task, 2 selesai dan 1 terbuka, dengan pemilik frankenstein, m21, dan tao
(1) Ringkasan task list: 3 task, 2 selesai. (2) Task review milik tao menunggu task 1 dan 2. (3) Panel agent menampilkan frankenstein idle setelah task 1 selesai.

Verifikasi: tekan Ctrl+T untuk menampilkan atau menyembunyikan task list. Pada uji kami, tao membaca task list sesaat sebelum m21 menandai task 2 selesai, jadi lead harus mendorong tao. Dokumentasi agent teams menyebut status task bisa terlambat.

Langkah 6: Periksa semua agent yang bisa dijangkau

Ketik /list-agents di sesi cadis. Baris pertama adalah nama sesi ini, yaitu nama yang dipakai sesi lain untuk mengirim pesan. Di bawahnya, Claude Code menampilkan teammate, sesi lain di mesin ini, dan sesi cloud bila sesi terhubung ke Remote Control.

Output /list-agents di sesi cadis dengan 3 teammate dan sesi raskreia serta muzaka dari akun lain, dengan baris sesi lain disamarkan
(1) Nama sesi ini. (2) 3 teammate di akun cadis. (3) dan (4) Sesi raskreia dan muzaka berjalan dengan akun lain, tetapi muncul di daftar yang sama.

Pada uji kami, 1 daftar memuat 3 teammate di akun cadis serta sesi raskreia dan muzaka dari 2 akun lain. Bila /list-agents tidak dikenali, sesi itu belum punya fitur pesan lintas sesi, jadi periksa versinya. Nama lain perintah ini adalah /peers.

Langkah 7: Kirim temuan tim ke sesi akun lain

Ketik @ lalu huruf awal nama sesi, dan pilih sesi dari typeahead. Claude Code menyisipkan @raskreia dan memberi tahu Claude sesi mana yang Anda maksud. Tulis isi permintaan, lalu biarkan Claude menyusun pesannya.

Typeahead @raskreia dengan label message session, on this machine di prompt sesi cadis
(1) Typeahead menandai raskreia sebagai sesi di mesin ini. (2) Prompt menyebut target dengan @raskreia.
Kirim 3 temuan terpenting tadi ke @raskreia. Minta raskreia memutuskan
temuan mana yang wajib diperbaiki sebelum rilis 0.1.0, lalu membalas ke cadis.

Sesi raskreia sedang idle, jadi Claude Code memulai giliran baru dengan pesan itu. raskreia membaca kode, memutuskan 3 temuan wajib diperbaiki, lalu membalas ke cadis dalam 18 detik. Pesan tampil sebagai pratinjau 1 baris; tekan Ctrl+O untuk membaca teks lengkap.

Sesi raskreia menerima Message from @cadis, membaca 1 berkas, lalu mengirim verdict rilis ke socket sesi cadis
(1) Pesan dari cadis tiba sebagai pratinjau 1 baris. (2) raskreia membalas ke socket cadis setelah membaca kode. Sesi yang idle memulai giliran baru sendiri.

Verifikasi: sesi pengirim menulis sent to raskreia, dan sesi penerima menulis Message from @cadis. Pesan tidak bisa menyetujui izin, tidak bisa mengubah pengaturan, dan perintah seperti /compact di dalamnya tidak berjalan. Sumber: bagian How a session treats an incoming message.

Langkah 8: Minta kabar saat sesi lain selesai

Beri tugas panjang ke sesi muzaka. Lalu tulis di sesi cadis: Beri tahu aku saat sesi muzaka selesai dengan tugasnya. Claude berlangganan 1 notice lewat input notify_when_idle pada SendMessage.

Sesi cadis mengonfirmasi langganan notice, lalu menampilkan muzaka is idle, finished a turn at 13:26
(1) Claude berlangganan 1 notice dari sesi muzaka. (2) Notice tiba saat muzaka selesai, dengan status 1 baris dari jawaban muzaka.

Notice tiba sekali, saat sesi yang diawasi idle atau keluar. Langganan tanpa pesan tidak memakai token di sesi yang diawasi, dan habis bila tidak ada notice dalam 12 jam. Hanya percakapan utama yang bisa berlangganan, dan hanya ke sesi di mesin yang sama.

Sesi muzaka menampilkan catatan bahwa sebuah proses meminta 1 notice saat sesi ini idle
(1) Sesi yang diawasi mencatat permintaan notice dan alamat socket peminta.

Pada uji kami, status 1 baris berisi baris pertama jawaban muzaka, yaitu judul tabel. Karena itu, minta sesi yang diawasi membuka jawabannya dengan 1 kalimat ringkasan. Verifikasi: sesi cadis menulis muzaka is idle dengan jam selesai.

Langkah 9: Atur pesan masuk, lalu tutup tim

Pengaturan crossSessionInbound punya 3 nilai: accept mengirim pesan ke Claude, hold menahan pesan, dan refuse membuangnya. Tanpa nilai, Claude Code membandingkan kelas mode izin pengirim dan penerima. Anda juga bisa memilih nilainya di baris /config Messages from your other sessions.

// ~/.claude/settings.json untuk sesi yang tidak boleh menerima pesan
{
  "crossSessionInbound": "refuse"
}

# worker claude -p tanpa pengawasan yang harus menerima pesan
muzaka -p "Tinjau log test harian" --settings '{"crossSessionInbound":"accept"}'

Pada uji kami, 1 sesi lain dalam mode bypass mengirim pesan ke muzaka, yang memakai mode manual. Claude Code menahan pesan itu dan membuka dialog Held message, dan kami tidak mengirimnya ke Claude. Dialog tanpa jawaban habis dalam 5 menit, dan Claude Code menahan maksimal 100 pesan.

Dialog Held message from another session di sesi muzaka dengan pilihan Deny dan Deliver, dengan nama pengirim dan isi pesan disamarkan
(1) Pesan ditahan karena kelas mode izin pengirim dan penerima berbeda. (2) Deny membuang pesan, dan Deliver mengirimnya ke Claude. Kami tidak mengirim pesan ini.

Setelah kerja selesai, tulis: Minta frankenstein, tao, dan m21 shut down. Lead mengirim permintaan shutdown, dan tiap teammate boleh setuju atau menolak dengan alasan. Pada uji kami, frankenstein dan tao berhenti dalam beberapa detik, sedangkan konfirmasi m21 belum tampil setelah 40 detik.

Sesi cadis menampilkan kotak Teammate terminated untuk frankenstein dan tao setelah perintah shut down
(1) frankenstein dan tao berhenti dalam beberapa detik. (2) Konfirmasi m21 belum tampil, tetapi config.json tim sudah tidak memuat m21.

Verifikasi: config.json tim hanya memuat team-lead. Folder config tim terhapus saat sesi berakhir, sedangkan folder task tetap ada sampai masa simpan cleanupPeriodDays habis. Sumber: Settings reference, bagian crossSessionInbound dan dokumentasi agent teams, bagian Architecture.

Contoh kerja: 3 akun menyelesaikan 1 review rilis

Contoh ini adalah uji nyata pada repo demo todo-scan, bukan data pelanggan. Repo berisi 1 skrip Node.js yang menghitung komentar TODO dan 1 test. Semua jam memakai WIB pada 23 September 2026.

JamSesi dan akunInputYang tercatatOutput
13.19cadis, muzaka, raskreia3 launcher dengan --name3 berkas di ~/.claude/sessions dan 3 socket3 sesi hidup
13.22cadis, akun 1Prompt tim 3 teammateconfig.json tim: 4 anggota, model sonnetfrankenstein, tao, dan m21 mulai membaca kode
13.22 sampai 13.23Teammate di akun 1Saling kirim temuanPesan di inbox tiap teammatem21 mengganti 1 temuan, dan tao menurunkan 1 severity
13.23cadisPerintah merangkumRangkuman lead3 temuan: symlink, berkas bukan reguler, test lemah
13.25cadis ke raskreia, akun 3@raskreia dengan 3 temuanPesan lewat socketraskreia: 3 temuan wajib diperbaiki, balasan dalam 18 detik
13.26cadis dan muzaka, akun 2Permintaan notice idle1 langganan noticeNotice muzaka is idle pukul 13.26
13.27cadisPerintah shut downconfig.json tinggal team-lead3 teammate berhenti
13.29 sampai 13.30cadis dengan task toolsTim kedua dengan 3 task3 task dengan dependensilstatSync dan 2 regression test, lalu APPROVE dari tao
Sesi cadis menerima Message from @raskreia dan menampilkan tabel keputusan: 3 temuan wajib diperbaiki sebelum rilis 0.1.0
(1) Balasan dari akun ketiga tiba di sesi cadis. (2) Lead menyusun keputusan raskreia menjadi tabel.

Kesimpulan uji ini: review 3 sudut pandang berjalan di akun 1, keputusan rilis berjalan di akun 3, dan kabar status datang dari akun 2. Kami tidak menyalin teks apa pun antarterminal. Batasnya: tim tidak menjalankan test karena prompt melarang perintah, jadi perbaikan itu belum terbukti lulus test.

Checklist sebelum memakai tim lintas akun

  1. Pastikan tiap akun milik Anda dan punya paket Pro, Max, Team, atau Enterprise. Pemilik: pemegang akun. Bukti: baris Login method atau Auth token di /status.
  2. Simpan tiap token dalam berkas bermode 600 di luar repo. Pemilik: Anda. Bukti: output ls -l ~/.config/claude-token-*.
  3. Pastikan tidak ada launcher yang memakai CLAUDE_CONFIG_DIR. Pemilik: Anda. Bukti: output type untuk tiap launcher.
  4. Beri tiap sesi nama unik dengan --name. Pemilik: Anda. Bukti: baris Session name di /status.
  5. Pastikan /list-agents di sesi lead menampilkan sesi akun lain. Pemilik: Anda. Bukti: tangkapan layar daftar itu.
  6. Batasi tim ke 3 sampai 5 teammate dengan Sonnet. Pemilik: Anda sebagai pengarah tim. Bukti: field model di config.json tim.
  7. Beri tiap teammate berkas yang berbeda. Pemilik: Anda sebagai pengarah tim. Bukti: git diff per berkas setelah tim selesai.
  8. Tulis nilai crossSessionInbound untuk sesi yang Anda tinggalkan tanpa pengawasan. Pemilik: Anda. Bukti: settings.json atau flag --settings.
  9. Kriteria berhenti: tutup tim dan pakai 1 sesi bila 2 teammate harus mengubah berkas yang sama atau tugas harus berurutan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah teammate di agent team bisa memakai akun lain? Tidak pada mode in-process. Teammate in-process berjalan di dalam proses lead, jadi teammate memakai kredensial lead. Untuk akun lain, jalankan sesi terpisah dengan launcher akun itu, lalu kirim tugas lewat SendMessage.

Apakah pesan antarsesi lewat server Anthropic? Tidak untuk sesi di mesin yang sama, karena pesan lewat socket per sesi. Pesan ke sesi di mesin lain atau di cloud lewat server Anthropic dan butuh Remote Control. Sesi token tidak bisa memakai Remote Control.

Apakah boleh memakai lebih dari 1 akun Claude? Syarat Konsumen Anthropic sejak 8 Oktober 2025 melarang berbagi kredensial dan meminjamkan akun. Kebijakan Penggunaan sejak 15 September 2025 melarang koordinasi aktivitas berbahaya lintas akun dan memakai akun lain untuk menghindari ban. Pakai hanya akun milik Anda, dan baca risiko akun Claude Max murah.

Kenapa sesi akun kedua tidak muncul di /list-agents? Periksa 4 kondisi: CLAUDE_CONFIG_DIR yang berbeda, container dan host, WSL 2 dan Windows native, atau flag --bare. Pada 4 kondisi itu, sesi tidak saling lihat, karena daftar sesi atau socket-nya terpisah.

Berapa token yang dipakai agent team? Dokumentasi Costs menyebut sekitar 7 kali token sesi biasa bila teammate berjalan dalam plan mode. Pada uji kami, panel agent menampilkan 49 ribu sampai 65 ribu token per teammate untuk review 4 berkas. Matikan teammate setelah selesai, karena teammate aktif terus memakai token.

Apakah agent teams jalan di terminal VS Code? Ya, dengan mode in-process yang jalan di terminal apa pun. Mode split pane perlu tmux atau iTerm2, dan mode itu tidak didukung di terminal VS Code, Windows Terminal, atau Ghostty.

Langkah berikutnya

Setelah 9 langkah ini, 3 akun Anda bekerja sebagai 1 sistem: 1 tim di akun utama, dan sesi akun lain menerima tugas lewat pesan. Batas yang tetap berlaku: agent teams masih eksperimental, pesan hanya teks, dan tiap akun tetap terikat kuota 5 jam dan kuota mingguan.

Untuk membangun 1 aplikasi nyata dengan alur agent seperti ini sampai deploy, program Private AI Software Engineering Apprenticeship mendampingi 1 programmer selama 30 hari. Bila Anda ingin membahas setup tim Anda lebih dulu, jadwalkan Konsultasi Awal 30 menit.

Sumber