Jawaban langsung: Anthropic menerbitkan Usage Policy baru pada 8 Oktober 2026, dan versi ini berlaku 12 November 2026. Versi ini mengganti versi 15 September 2025. Untuk bisnis, 4 perubahan paling penting adalah bagian baru tentang kampanye menipu, daftar 11 area berisiko tinggi, aturan pemberitahuan chatbot, dan larangan jual ulang akses ClaudeClaude ProLangganan berbayar asisten AI Claude dari Anthropic. Langganan ini membuka connector ke alat luar.Buka glosarium tanpa izin.

Kondisi utama: Aturan ini berlaku untuk setiap orang yang mengirim input ke produk Anthropic, termasuk pengguna akhir dari produk yang memakai Claude. Jadi chatbot WhatsApp yang memakai Claude lewat APIAPIPintu resmi yang dipakai 2 sistem untuk saling mengirim data, tanpa orang menyalin data secara manual.Buka glosarium juga masuk. Batas: Artikel ini membaca teks kebijakan, bukan nasihat hukum, dan tidak menebak cara Anthropic menilai kasus Anda.

Kami membaca halaman Usage Policy, versi arsip 15 September 2025, dan pengumuman 8 Oktober 2026 pada 14 Oktober 2026. Kami membandingkan kedua versi baris per baris dengan skrip, lalu menghitung bagian dan butirnya. Contoh toko di bagian simulasi memakai data dummy, bukan data klien.

Halaman Usage Policy Anthropic dengan tanggal Effective November 12, 2026 dan tautan Previous Version.
(1) Tanggal berlaku 12 November 2026. (2) Tautan Previous Version membuka versi 15 September 2025. Paragraf pertama menyebut Claude.ai, Claude Code, API, penyedia cloud, reseller resmi, dan pengguna akhir.

Masalah: Claude dipakai di banyak tempat, aturannya jarang dibaca

Di banyak bisnis, Claude tidak hanya ada di 1 tab peramban. Claude menjawab chat WhatsApp, menulis konten, merangkum CV pelamar, atau menjalankan agentAgent AIProgram AI yang mengerjakan langkah pekerjaan sendiri, misalnya membaca pesan, menyiapkan balasan, lalu mencatat hasilnya.Buka glosarium yang membuka sistem lain. Setiap tempat itu punya risiko yang berbeda.

Masalahnya muncul saat pemilik produk menganggap Usage Policy hanya urusan Anthropic. Teks baru menulis hal sebaliknya: pengguna bertanggung jawab atas agent yang mereka buat atau jalankan, termasuk aksi lewat tool, peramban, dan sistem yang tersambung.

Akibatnya dapat berupa peringatan, pembatasan, penangguhan, atau penghentian akses. Bila chatbot penjualan Anda berhenti di tengah kampanye iklan, kerugiannya bukan hanya teknis. Tim yang sudah punya aturan pemakaian AI di perusahaan lebih cepat menyesuaikan diri, karena daftar pemakaiannya sudah ada.

Cara kerja: tiga lapis aturan

Usage Policy baru membagi aturan menjadi 3 lapis. Lapis 1 berlaku untuk semua orang. Lapis 2 dan 3 hanya berlaku untuk pemakaian tertentu.

Tiga kartu: Standar universal 15 bagian, Kasus berisiko tinggi 11 area plus 6 aksi fisik, dan Panduan tambahan 4 kasus.
Lapis 1 adalah larangan untuk semua pemakaian. Lapis 2 menambah kontrol bila output menyentuh hidup 1 orang. Lapis 3 menambah aturan untuk chatbot, produk anak, agent, dan software di direktori.

Lapis 1: Standar universal (Universal Usage Standards)

Lapis ini memuat 15 bagian larangan dengan 88 butir, menurut hitungan kami. Versi 15 September 2025 memuat 14 bagian dan 82 butir. Bagian yang paling dekat dengan pekerjaan bisnis sehari-hari adalah:

  • Kampanye menipu dan aktivitas palsu (bagian baru).
  • Penipuan, praktik abusif, dan praktik predator, termasuk spam dan phishing.
  • Privasi dan hak identitas, termasuk profil orang yang dijual tanpa sepengetahuan mereka.
  • Penyalahgunaan platform, termasuk jual ulang akses dan banyak akun untuk menghindari deteksi.
  • Disinformasi, termasuk meniru orang atau lembaga nyata.

Lapis 2: Kasus berisiko tinggi (High-risk Use Case Requirements)

Lapis ini berlaku saat output Claude menjadi saran atau keputusan tentang 1 orang di 11 area. Areanya adalah hukum, medis, keuangan, kredit, asuransi, perumahan, pekerjaan, pendidikan dan sertifikasi, akses layanan kesehatan, bantuan publik, serta status hukum.

Untuk area itu, Anthropic mewajibkan 2 kontrol. Pertama, orang berkualifikasi mereview output dan punya wewenang mengubahnya sebelum output dikirim atau dipakai. Kedua, orang yang menerima saran atau keputusan itu diberi tahu bahwa AI dipakai.

Lapis ini juga menambah 6 jenis aksi fisik, misalnya robot atau kendaraan yang bergerak di ruang bersama. Untuk aksi fisik, harus ada orang yang dapat menghentikan alat kapan saja, dan alat harus berhenti aman saat koneksi ke Claude putus.

Lapis 3: Panduan tambahan (Additional Use Case Guidelines)

Lapis ini berlaku untuk 4 kasus, ada atau tidak ada risiko tinggi. Kasusnya adalah chatbot dan agent yang bicara langsung dengan pengguna luar, produk untuk anak di bawah 18 tahun, pemakaian agenticAgenticCara kerja saat tugas rutin dikerjakan agent AI, lalu staf atau owner memeriksa dan menyetujui hasilnya.Buka glosarium, dan software di direktori Anthropic.

Penegakan: dari peringatan sampai penghentian

Tim Safeguards Anthropic memakai deteksi dan pemantauan. Bila mereka menduga ada pelanggaran, mereka dapat memberi peringatan, membatasi, menangguhkan, atau menghentikan akses. Teks baru juga menulis bahwa output yang diblok oleh pengaman real-time belum tentu berarti pelanggaran.

Apa yang berubah dibanding versi 15 September 2025

Anthropic menulis bahwa sebagian besar perubahan adalah klarifikasi. Tabel di bawah hanya memuat perubahan yang terbaca langsung di teks kedua versi.

Tabel 7 baris yang membandingkan Usage Policy 15 September 2025 dan 12 November 2026.
Kolom kanan adalah versi baru. Baris dengan dampak bisnis terbesar adalah kampanye menipu, area berisiko tinggi, pemberitahuan chatbot, dan akses ke Claude.
Topik15 September 202512 November 2026
Kampanye menipuTersebar di bagian pemilu, penipuan, privasi, dan misinformasi1 bagian baru dengan 6 butir, untuk kampanye politik dan komersial
Ulasan palsuButir di bagian penipuanContoh di bagian kampanye menipu, bersama sockpuppet dan astroturfing
Jawaban mesin pencari dan AITidak disebutDilarang mengisi sumber jawaban dengan konten yang asalnya dipalsukan
Area berisiko tinggi7 area untuk pemakaian ke konsumen, termasuk media dan jurnalisme11 area, dengan daftar yang tercakup dan yang dikecualikan
Pemberitahuan chatbotDi awal setiap sesi chatDi awal setiap sesi atau di antarmuka produk, tanpa wajib menyebut Claude
Akses ke ClaudeTidak ada butir jual ulangDilarang jual ulang atau proxy tanpa izin, termasuk lewat langganan konsumen
PembayaranTidak disebutDilarang memakai metode bayar curian atau menghindari bayar
DirektoriServer MCPMCPAturan standar yang memungkinkan program AI memakai alat dan data Anda dengan izin yang jelas.Buka glosarium di Connector DirectorySemua software di direktori Anthropic
Perilaku ke modelTidak diaturDilarang kejam berulang tanpa tujuan

Ada 2 catatan dari pengumuman 8 Oktober 2026. Pertama, Anthropic menulis bahwa persyaratan kasus berisiko tinggi tidak berubah, hanya ditulis ulang agar daftar yang tercakup lebih jelas. Kedua, larangan umum untuk target kampanye politik yang dipersonalisasi dihapus, tetapi target yang menipu tetap dilarang lewat bagian lain.

Larangan perilaku kejam ke model hanya untuk kasus ekstrem. Anthropic menulis bahwa rasa kesal biasa, bantahan, tema kreatif yang gelap, dan pengujian model tidak termasuk.

Prasyarat sebelum mulai

  • Daftar produk dan alur kerja yang memakai Claude, termasuk lewat penyedia cloud atau aplikasi pihak ketiga.
  • Akses ke prompt sistem chatbot dan template pesan pertamanya.
  • 1 nama penanggung jawab untuk setiap alur yang mengirim output ke pelanggan.
  • Data akun: paket Claude, pemilik akun, metode bayar, dan siapa yang memakai akun itu.
  • 1 orang dari bagian legal atau kepatuhan untuk membaca hasil akhir.

Langkah 1: Petakan semua tempat Claude dipakai

Buat 1 tabel dengan kolom produk, kanal, siapa yang melihat output, dan apakah output keluar dari perusahaan. Masukkan Claude.ai, Claude Code, API, Claude lewat penyedia cloud, dan aplikasi yang memakai Claude di belakangnya. Paragraf pertama halaman Usage Policy menyebut semua jalur itu.

Verifikasi: setiap chatbot, agent, dan otomasi punya 1 baris dan 1 pemilik. Bila ada alur yang tidak punya pemilik, langkah lain tidak dapat dicek.

Langkah 2: Pasang pemberitahuan AI di chatbot dan agent

Setiap chatbot atau agent yang bicara langsung dengan pengguna luar wajib memberi tahu bahwa pengguna bicara dengan AI. Pemberitahuan ini harus ada di awal setiap sesi chat atau di antarmuka produk. Anda tidak wajib menyebut Anthropic, Claude, atau nama model.

Bagian Additional Use Case Guidelines: aturan pemberitahuan chatbot, produk untuk anak, agentic, dan software di direktori.
(1) Chatbot dan agent wajib mengaku AI. (2) Tanpa wajib menyebut Anthropic, Claude, atau model. (3) Pengguna bertanggung jawab atas aksi agent lewat tool, peramban, dan sistem yang tersambung.

Contoh kalimat pembuka: "Halo, saya asisten AI dari Toko Contoh. Ketik ADMIN bila Anda ingin bicara dengan tim kami." Nama persona boleh tetap ada, asal bot tidak mengaku manusia. Di bagian disinformasi, teks baru melarang membuat orang percaya mereka bicara dengan manusia saat itu tidak benar.

Verifikasi: buka sesi baru dari nomor yang belum pernah chat, lalu baca pesan pertama bot. Untuk WhatsApp, cek juga template pembuka dan pesan follow-up. Panduan chatbot AI WhatsApp untuk closing menunjukkan cara menulis pembuka yang tetap menjual.

Langkah 3: Tandai output yang masuk area berisiko tinggi

Untuk setiap baris di tabel Langkah 1, jawab 3 pertanyaan di diagram berikut. Jawab dari kiri ke kanan, dan berhenti pada jawaban TIDAK yang pertama.

Alur 3 pertanyaan: tentang 1 orang, di 11 area, dan bukan keputusan yang menguntungkan penuh. Hasilnya 2 kontrol wajib.
Persyaratan berlaku hanya bila ketiga jawaban YA. Info umum, draf internal, dan rumus tetap tanpa penilaian model ada di luar persyaratan ini.

Contoh yang masuk: bot yang menyetujui atau menolak cicilan, AI yang menyaring dan meranking CV pelamar, dan bot yang menafsirkan hasil lab 1 pasien. Saran pajak pribadi, misalnya apa yang dilaporkan di SPT seseorang, masuk area keuangan.

Contoh yang tidak masuk: bot yang menjelaskan cara kerja cicilan secara umum, draf internal untuk tim kredit, dan bot yang menjalankan keputusan yang sudah dibuat manusia. Verifikasi: setiap baris punya status "berisiko tinggi" atau "di luar", dengan alasan 1 kalimat.

Langkah 4: Tunjuk orang berkualifikasi dan tulis pemberitahuannya

Untuk setiap alur berisiko tinggi, tulis nama orang yang mereview output. Teks AUP mendefinisikan orang berkualifikasi sebagai orang dengan pelatihan atau pengalaman di bidang itu, dan lisensi bila hukum mewajibkannya. Orang itu harus dapat mengubah output, dan tetap bertanggung jawab atas hasilnya.

Lalu tulis kalimat pemberitahuan untuk orang yang terkena keputusan, misalnya: "Rekomendasi ini disusun dengan bantuan AI dan direview oleh staf kredit kami." Keputusan yang menguntungkan penuh, misalnya klaim asuransi dibayar penuh, boleh tanpa review bila hukum mengizinkan. Persetujuan sebagian tidak termasuk.

Verifikasi: simpan log berisi nama reviewer, waktu review, dan perubahan yang dia buat. Tanpa log, Anda tidak dapat menunjukkan bahwa review terjadi sebelum output dikirim.

Langkah 5: Periksa praktik konten, ulasan, dan jawaban AI

Bagian baru Do Not Engage in Deceptive Campaigns or Artificial Activity berlaku untuk kampanye politik dan komersial. Bagian ini melarang akun palsu, ulasan palsu, bot yang mengaku manusia, sponsor yang disembunyikan, dan jaringan situs palsu. Bagian ini juga melarang menjual jasa atau tool untuk semua itu.

Bagian Do Not Engage in Deceptive Campaigns or Artificial Activity dengan 6 butir larangan.
(1) Judul bagian baru. (2) Larangan mengisi sumber jawaban mesin pencari dan AI dengan konten yang asalnya dipalsukan. (3) Larangan menjual jasa atau mencari dana untuk semua butir di atasnya.

Butir yang paling baru untuk tim SEOSEOPekerjaan membuat halaman Anda mudah ditemukan dan dipilih pada hasil pencarian, tanpa membayar iklan.Buka glosarium adalah larangan memanipulasi sumber jawaban mesin pencari atau AI. Contohnya jaringan situs yang berpura-pura independen dan saling menguatkan klaim yang sama. Artikel merek dengan penulis dan sumber yang jelas tidak masuk butir ini.

Dua kolom: 6 praktik marketing yang dilarang dan 6 pemakaian yang teks AUP tetap izinkan.
Kolom kiri berasal dari bagian kampanye menipu dan penyalahgunaan platform. Kolom kanan berasal dari pengecualian yang tertulis di teks.

Verifikasi: cari tugas yang meminta Claude menulis ulasan atas nama pelanggan, komentar dari banyak akun, atau artikel untuk situs yang menyembunyikan pemiliknya. Hapus tugas itu dari SOP dan dari prompt yang tersimpan.

Langkah 6: Periksa cara tim mengakses Claude

Bagian penyalahgunaan platform kini melarang jual ulang, proxy, atau akses lewat cara yang tidak resmi. Teks menyebut layanan yang mengalirkan permintaan lewat langganan konsumen, atau yang memalsukan produk atau klien yang dipakai. Teks juga melarang metode bayar curian dan banyak akun untuk menghindari deteksi atau larangan.

Rekomendasi Rama Digital: bila tim membeli akses Claude dari penjual pihak ketiga, pindahkan ke paket tim, API, atau penyedia cloud resmi atas nama perusahaan. Kondisinya: tim memakai Claude untuk pekerjaan klien atau data pelanggan.

Cek juga daftar negara yang didukung. Indonesia ada di daftar itu pada 14 Oktober 2026. Anthropic juga menulis bahwa perusahaan yang mayoritas dimiliki pihak di wilayah yang tidak didukung tetap dilarang. Verifikasi: setiap akun punya pemilik perusahaan, metode bayar perusahaan, dan daftar pemakai.

Langkah 7: Tulis batas untuk setiap agent

Teks baru menulis bahwa pengguna bertanggung jawab atas agent yang mereka buat atau jalankan, termasuk aksi lewat tool, peramban, dan sistem yang tersambung. Jadi agent yang mengirim pesan, mengisi form, atau membuat akun membawa risiko Usage Policy yang sama dengan manusia yang melakukannya.

Tulis untuk setiap agent: tool yang boleh dipakai, aksi yang perlu approval, dan log yang disimpan. Template checklist role, izin, approval, dan log untuk agent dapat Anda pakai sebagai titik awal. Verifikasi: 1 aksi keluar, misalnya kirim pesan, tidak berjalan tanpa approval selama uji coba.

Bila agent mengendalikan perangkat fisik, baca bagian High-risk Physical Actions. Perangkat harus berhenti atau tetap aman saat orang yang mengawasi menghentikannya, atau saat koneksi ke Claude putus.

Contoh kerja: toko elektronik dengan chatbot dan cicilan

Simulasi dengan data dummy. Toko Contoh di Surabaya memakai Claude untuk chatbot WhatsApp, konten, dan penilaian cicilan. Tim mengecek 5 temuan sebelum 12 November 2026.

TanggalTemuanBagian AUPTindakan
20 Okt 2026Bot "Rina" menyapa tanpa menyebut AIPanduan tambahan, chatbotTambah kalimat "asisten AI" di pesan pertama
21 Okt 2026Bot menyetujui cicilan 12 bulanBerisiko tinggi, kreditStaf kredit mereview, lalu pelanggan diberi tahu AI dipakai
22 Okt 2026Bot menjelaskan syarat cicilan secara umumPengecualian, info umumTidak perlu review
23 Okt 2026Tim konten meminta 40 ulasan dari "pelanggan"Kampanye menipuHapus tugas, minta ulasan dari pembeli asli
24 Okt 20263 staf memakai 1 akun yang dibeli dari penjual aksesPenyalahgunaan platformPindah ke paket tim atas nama perusahaan

Hasil simulasi: 4 dari 5 temuan butuh perubahan, dan 1 temuan ada di luar persyaratan. Pola yang sama berlaku untuk bisnis lain: cek pesan pertama bot, alur keputusan, tugas konten, lalu akun.

Checklist untuk tim Anda

  • Petakan semua pemakaian Claude. Pemilik: kepala operasional. Bukti: tabel dengan 1 pemilik per baris.
  • Pasang pemberitahuan AI di pesan pertama setiap chatbot. Pemilik: pemilik chatbot. Bukti: tangkapan layar sesi baru.
  • Tandai alur yang masuk 11 area berisiko tinggi. Pemilik: product owner. Bukti: status dan alasan 1 kalimat per alur.
  • Tunjuk reviewer berkualifikasi untuk setiap alur berisiko tinggi. Pemilik: kepala divisi terkait. Bukti: log nama, waktu, dan perubahan.
  • Hapus tugas ulasan palsu, akun palsu, dan jaringan situs palsu. Pemilik: kepala marketing. Bukti: SOP dan prompt yang sudah direvisi.
  • Pindahkan akses Claude ke akun resmi perusahaan. Pemilik: finance dan IT. Bukti: daftar akun, pemilik, dan metode bayar.
  • Tulis tool, approval, dan log untuk setiap agent. Pemilik: tim teknis. Bukti: 1 uji aksi yang tertahan tanpa approval.
  • Kriteria berhenti: jangan luncurkan fitur yang mengirim output berisiko tinggi sebelum reviewer bernama dan pemberitahuannya aktif.

Yang tidak berubah, dan yang tetap perlu ahli hukum

Larangan inti tetap sama: senjata, eksploitasi anak, malware, penipuan, dan pengawasan tanpa izin. Anthropic juga menulis bahwa penegakan senjata dan pengawasan tidak berubah dalam praktik, hanya ditulis lebih jelas. Riset keamanan pada sistem milik sendiri atau dengan izin pemilik tetap boleh.

Persyaratan kasus berisiko tinggi tidak mengganti hukum lokal. Bila hukum Indonesia, misalnya UU Pelindungan Data Pribadi, menambah kewajiban, ikuti yang lebih ketat. Untuk label konten AI di Uni Eropa, baca juga watermark teks Claude dan EU AI Act.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kapan Usage Policy Anthropic yang baru berlaku? Versi baru berlaku 12 November 2026. Anthropic mengumumkannya pada 8 Oktober 2026. Sampai tanggal berlaku, versi 15 September 2025 masih menjadi acuan.

Apakah chatbot WhatsApp saya wajib menyebut Claude? Tidak. Chatbot wajib memberi tahu bahwa pengguna bicara dengan AI, di awal setiap sesi atau di antarmuka produk. Teks menulis bahwa Anda tidak wajib menyebut Anthropic, Claude, atau model.

Apakah membuat konten marketing dengan Claude masih boleh? Boleh, selama konten tidak menipu soal asal, penulis, atau sponsornya. Yang dilarang adalah ulasan palsu, akun palsu, sponsor yang disembunyikan, dan jaringan situs palsu untuk mengisi jawaban mesin pencari atau AI.

Apakah semua pemakaian di bidang keuangan wajib direview manusia? Tidak. Review wajib bila output menjadi saran atau keputusan tentang 1 orang, misalnya menyetujui kredit. Penjelasan umum, draf internal, dan operasi bisnis yang tidak memutuskan tentang 1 orang ada di luar persyaratan.

Apa yang terjadi bila output Claude diblok? Teks baru menulis bahwa output yang diblok oleh pengaman real-time belum tentu berarti pelanggaran. Untuk pekerjaan keamanan siber atau ilmu hayati, Anthropic punya program verifikasi untuk akses dengan pengaman yang disesuaikan.

Apakah memaki Claude saat kesal melanggar aturan? Tidak. Anthropic menulis bahwa larangan perilaku kejam hanya untuk kasus ekstrem yang berulang tanpa tujuan. Rasa kesal biasa, bantahan, tema kreatif yang gelap, dan pengujian model tidak termasuk.

Langkah berikutnya

Batasnya tetap sama: artikel ini membaca teks kebijakan, dan tafsir untuk kasus Anda tetap butuh penasihat hukum. Bila Anda ingin memetakan semua pemakaian Claude, alur review, dan pemberitahuan chatbot dalam 1 dokumen, Jasa Konsultan AI untuk Bisnis dapat membantu. Mulai dari jadwalkan Konsultasi Awal 30 menit.

Sumber