// framework dasar

PAS (Problem, Agitate, Solution)

PAS adalah model marketing 3 langkah: Problem, Agitate, Solution. Pelajari rumusnya, contoh copy iklan dan chat, serta batas pemakaiannya.

ASALTidak ada satu pencetus tunggal; PAS tumbuh dari tradisi copywriting direct-response klasik (sales letter, iklan mail-order) dan paling dipopulerkan oleh Dan Kennedy, yang di buku 'The Ultimate Sales Letter' menyebutnya 'the most reliable sales formula ever invented'. Sering keliru diklaim sebagai penemuan satu orang atau ciptaan Kennedy sendiri; peran Kennedy adalah mengodifikasi dan menyebarkannya, bukan menemukannya.
SUMBERCopyhackers — Copywriting Formulas (panduan yang memuat Problem-Agitate-Solution) ↗

PAS menyusun pesan dalam tiga langkah: Problem (sebut masalah yang dirasakan calon pembeli), Agitate (korek dan perbesar rasa sakit masalah itu sampai terasa mendesak), lalu Solution (tawarkan produk atau jasa Anda sebagai jalan keluar). Kekuatannya bertumpu pada kenyataan bahwa orang lebih cepat bertindak untuk menghindari sakit ketimbang mengejar untung.

// panduan terkini

PAS pada era AI

AI generatif gampang menulis bagian Problem dan Solution yang mulus, tapi Agitate yang mengena tetap butuh bahan mentah nyata (keluhan di review Google, isi chat WA, komplain pelanggan) yang tidak bisa dikarang model. Di AI search dan GEO, mesin jawaban seperti AI Overviews atau ChatGPT cenderung mengutip halaman yang menyebut masalah spesifik lalu menjawabnya, sehingga struktur Problem ke Solution menaikkan peluang konten Anda dipetik sebagai jawaban. Saat iklan diserahkan ke otomasi (Advantage+, Smart+, Performance Max), targeting bukan lagi medan tempur utama; yang tersisa dikontrol manusia adalah intensitas Agitate dan kredibilitas Solution. Praktisnya, pakai AI memproduksi puluhan varian sudut Agitate per segmen, lalu biarkan data yang memutuskan mana pain point yang paling menggerakkan.

// paid channel

Penerapan per channel

Meta Ads

Buka reels/UGC dengan Problem sebagai hook 3 detik (mis. owner F&B ngomong 'ramai pas jam makan, sisanya sepi total'), tahan penonton dengan Agitate di body (hitung berapa rupiah omzet hilang tiap jam kosong), lalu Solution ditutup CTA 'Kirim WA'. Serahkan targeting ke Advantage+ dengan broad + sinyal, dan wajib pasang Conversions API (CAPI) agar event Lead/Purchase terkirim server-side; untuk retargeting orang yang sudah kena Agitate tapi belum beli, tayangkan ulang Solution lewat katalog/DPA.

Google Ads

Di Search, keyword adalah Problem yang diketik sendiri oleh calon pembeli (mis. 'kenapa iklan klinik kecantikan boros tapi sepi booking'), jadi headline RSA harus mengulang masalah itu persis lalu langsung menawarkan Solution, didukung Enhanced Conversions untuk sinyal akurat. Karena ruang teks Search sempit untuk Agitate panjang, geser agitasi ke landing page; untuk Problem yang belum diketik orang, jalankan versi video PAS penuh sebagai Demand Gen di YouTube atau lewat Performance Max/AI Max for Search dengan asset group dan audience signal dari daftar pelanggan.

TikTok Ads

Buka di bawah 3 detik dengan Problem bergaya native (mis. 'skincare-mu mahal tapi kok muka makin kusam?'), lanjut Agitate lewat storytelling relatable, lalu Solution dengan CTA on-screen dan link. Boost konten organik yang sudah terbukti perform pakai Spark Ads, biarkan Smart+ mengoptimasi delivery ke aksi konversi, dan pasang TikTok Pixel/Events API agar tahap Solution terlacak; ikuti sound dan format yang sedang tren supaya Problem terasa dekat, bukan seperti iklan.

LinkedIn Ads

Untuk B2B high-ticket (mis. SaaS payroll atau jasa konsultan pajak), tulis Problem dari pain jabatan spesifik ('HR Manager masih rekap payroll 200 karyawan manual di Excel tiap akhir bulan'), Agitate dengan risiko konkret (salah hitung, denda pajak, lembur tim), lalu Solution sebagai ajakan demo. Sasar per jabatan, industri, dan company size, tangkap Solution lewat Lead Gen Form yang terisi otomatis; format Document Ads atau thought-leadership pas untuk Agitate yang lebih panjang meski biaya per lead di LinkedIn lebih mahal.

// owned media

Penerapan pada media

Landing page

Jadikan hero sebagai Problem (headline yang menamai masalah persis seperti yang dirasakan pengunjung), taruh Agitate di blok berikutnya lewat konsekuensi nyata plus data, lalu Solution ditopang proof (testimoni, angka hasil, before-after) dan satu CTA dominan. Pasang event tracking di tombol utama dan jaga kecepatan load supaya emosi dari Agitate tidak keburu dingin sebelum orang klik.

Email

Subject line memancing Problem ('Masih begadang rekap penjualan tiap malam?'), body memperbesar Agitate lalu menjatuhkan Solution dengan satu CTA. Manfaatkan segmentasi supaya Problem tiap segmen berbeda, dan bangun sequence otomatis yang mengulang pola PAS dengan sudut masalah baru di setiap email agar Solution terasa makin mendesak.

WhatsApp

Kirim hanya ke kontak yang sudah opt-in dan menyimpan nomor Anda, atau lewat WhatsApp Business API dengan template message yang sudah disetujui, serta pakai label/segmen agar Problem relevan per grup. Buka dengan satu kalimat Problem yang spesifik, beri sedikit Agitate ringkas, lalu tutup dengan Solution berupa link atau CTA singkat; hindari blast massal tanpa izin supaya tidak dianggap spam.

Terapkan framework ini pada sistem nyata.

Kirim konteks, target, dan kendala Anda. Tim Rama Digital meninjau permintaan sebelum memberi penawaran.

Buat permintaan