
OpenClaw sedang menghadapi bug pada jalur native prompt annotation. Saat OpenClaw menambahkan metadata asal prompt ke pesan user yang sudah diterima, proses tersebut dapat melakukan pekerjaan SQLite yang ukurannya ikut membesar bersama riwayat pencarian dari sesi lain dalam agent yang sama.
Laporan resminya baru dibuka pada 3 September 2026 sebagai issue #136831. Maintainer juga sudah membuka PR #136836 untuk memperbaikinya. Namun PR itu masih terbuka dan belum menjadi bagian dari release stable. Jadi, ini adalah bug dengan kandidat fix yang sedang ditinjau, bukan bug yang sudah selesai.
Apa yang terjadi saat prompt dianotasi?
Native prompt annotation bukan proses generate jawaban dari model. Fungsinya berada di jalur penyimpanan transcript. Setelah sebuah user turn diterima, host dapat menulis informasi provenance atau metadata ke pesan yang sudah admitted. Jalur yang sama dipakai ketika operator mengonfirmasi steering tertentu.
Dalam laporan tersebut, target yang diubah sebenarnya kecil: transcript sintetis dengan tiga event dan sekitar 701 byte. Masalahnya muncul karena perubahan metadata itu melewati owner rewrite transcript yang ikut menginvalidasi projection pencarian. Setelah projection dihapus, proses reconciliation membangun ulang index yang sama. Salah satu query penghapusan memakai tabel FTS5 dengan session_id yang tidak diindeks, sehingga SQLite harus memindai virtual table.
Dengan kata lain, OpenClaw melakukan pekerjaan tambahan terhadap index bersama meski teks yang bisa dicari dan transcript aktif tidak berubah. Sesi lain tidak ikut berubah, tetapi jumlah baris pencarian dari sesi lain memengaruhi waktu operasi.
Angka reproduksi yang dilaporkan
Issue #136831 memakai state sintetis terisolasi, writer transcript canonical, SQLite aktual, dan pengukuran setelah dua warm-up. Hasilnya bukan SLA production, tetapi cukup untuk menunjukkan bentuk masalahnya:
| Riwayat pencarian yang tidak terkait | Teks searchable | Median fresh annotation |
|---|---|---|
| 1.000 baris | 445.000 byte | 4,215 ms |
| 52.624 baris | 23.417.680 byte | 45,886 ms |
Pada baseline, setiap fresh annotation menjalankan dua operasi delete FTS, dua insert FTS, dan satu pemindaian ukuran transcript target. Exact repeat tidak menjalankan operasi FTS tersebut. Append biasa juga tetap hanya melakukan satu insert yang diharapkan.
Angka ini penting karena target yang dianotasi tidak ikut membesar. Yang berubah adalah banyaknya riwayat searchable yang tidak berhubungan. Pada state dengan 52.624 baris, median pengukuran sekitar 10,9 kali lebih tinggi daripada state dengan 1.000 baris.
Laporan juga menegaskan batas temuannya. Pengukuran dilakukan pada Apple M3 Ultra dengan Darwin arm64 dan Node v26.8.1 menggunakan teks sintetis. Hasil ini bukan estimasi latency production dan tidak membuktikan bahwa bug ini adalah penyebab stall Gateway atau RPC selama beberapa detik.
Mengapa ini bisa terasa seperti Gateway lambat?
Annotation berjalan di jalur synchronous sebelum pekerjaan berikutnya melanjutkan prosesnya. Jika index transcript sudah besar, operasi tambahan itu ikut masuk ke waktu yang dirasakan saat native turn dimulai atau saat steering dikonfirmasi.
Pada instalasi kecil, selisih beberapa milidetik mungkin tidak terlihat. Pada agent yang sudah memiliki banyak session transcript searchable, overhead dapat lebih mudah muncul. Dampaknya juga bergantung pada backend transcript, ukuran state, cache, beban host, dan frekuensi native annotation.
Ini bukan laporan kehilangan data. Reproduksi issue menyatakan content, ownership, generation/cursor, dan idempotency tetap benar. Masalahnya adalah invalidation dan rebuild yang tidak perlu pada projection pencarian. Karena itu, diagnosis yang tepat adalah avoidable synchronous work, bukan kerusakan isi percakapan.
Kandidat perbaikan di PR #136836
PR #136836 mengusulkan perubahan di rewrite owner yang sudah ada, bukan bypass khusus untuk integrasi tertentu. Intinya, projection yang sudah current dipertahankan jika fakta canonical yang menentukan hasil derived projection tetap sama. Fakta itu mencakup searchable text, role, timestamp, keberadaan message, kelayakan context, dan event envelope.
Jika memang ada perubahan yang membuat projection harus dibangun ulang, invalidation tetap dilakukan. PR tersebut juga memindahkan penghapusan agar reconciliation menjadi satu-satunya pemilik penghapusan itu. Dengan begitu, jalur metadata yang tidak mengubah fakta searchable tidak perlu menghapus lalu membuat ulang FTS projection.
Menurut deskripsi PR, pengujian terkalibrasi menghasilkan perubahan median berikut:
- 1.000 baris unrelated: dari 4,215 ms menjadi 3,408 ms.
- 52.624 baris unrelated: dari 45,886 ms menjadi 3,735 ms.
- Fresh annotation setelah perbaikan tidak menjalankan operasi FTS atau size scan.
- Exact repeat tetap idempotent.
- Append biasa tetap mempertahankan satu insert FTS yang memang diperlukan.
PR juga mencantumkan 191 pengujian owner dan sibling pada 11 file, serta 142 pengujian affected surface dan Codex pada lima file. Validasi live native-Codex Gateway, CI pada exact head, dan gate landing masih dinyatakan sebagai pekerjaan yang menunggu. Jadi angka perbaikan tersebut adalah bukti dari branch PR dan pengujian terisolasi, bukan hasil release production.
Apakah pengguna stable perlu panik?
Belum ada alasan untuk panik atau mengubah konfigurasi secara membabi buta. Issue mencatat bahwa perilaku rewrite dan index yang menjadi dasar masalah sudah ada di stable v2026.8.2, tetapi trigger native annotation disebut lebih baru daripada tag tersebut. Artinya, kemungkinan paparan bergantung pada jalur fitur dan versi yang benar-benar digunakan.
OpenClaw v2026.8.2 sendiri adalah release stable yang sudah dibahas dalam catatan release resmi. Saat artikel ini ditulis, fix untuk issue #136831 masih berada di PR terbuka, bukan catatan release yang sudah dapat dijadikan dasar upgrade.
Untuk operator, langkah yang masuk akal adalah:
- Catat versi OpenClaw, backend transcript, dan apakah native prompt atau confirmed steering dipakai dalam alur kerja.
- Jika terlihat jeda saat memulai native turn, bandingkan state kecil dan state yang memiliki banyak session searchable. Jangan langsung menyimpulkan semua latency Gateway berasal dari bug ini.
- Pantau issue #136831, PR #136836, dan release resmi berikutnya.
- Setelah fix masuk release, uji canary dengan session yang memiliki riwayat besar. Pastikan annotation baru tetap mengubah metadata yang seharusnya, exact repeat tidak menggandakan event, dan jalur content change masih membangun ulang projection.
- Jangan menambahkan migration, schema change, atau konfigurasi baru hanya berdasarkan issue ini. Kandidat fix menyatakan tidak membutuhkan ketiganya.
Kesimpulan
Bug ini bukan soal model yang menjawab lebih lambat dan bukan bukti bahwa transcript OpenClaw rusak. Titik masalahnya lebih spesifik: metadata rewrite pada satu admitted user message dapat menginvalidasi projection FTS lalu memicu scan dan rebuild yang tidak perlu, sementara ukuran pekerjaan ikut dipengaruhi session lain yang tidak terkait.
Temuan ini material bagi operator yang menggunakan native prompt annotation pada agent dengan transcript besar. Kandidat perbaikannya sudah jelas dan memiliki bukti regresi serta benchmark terisolasi, tetapi statusnya masih menunggu review, live verification, CI, dan landing ke release. Untuk sekarang, perlakukan ini sebagai bug watch yang perlu dipantau, bukan sebagai alasan untuk mengklaim bahwa semua stall OpenClaw sudah terjelaskan.
Sumber resmi:


