OpenClaw & AI Operasional
OpenClaw: Cara Set Default Thinking High Saat Agent Baru dan Subagent Di-Spawn
Panduan update OpenClaw 4.xx dan 5.xx untuk mengatur default thinking high di agent utama dan subagent tanpa salah path config.

Artikel ini versi terbaru untuk setup default thinking di OpenClaw. Fokusnya satu: ketika agent baru dibuat, subagent di-spawn, atau sesi kerja baru dimulai, reasoning level tidak jatuh ke default yang terlalu ringan.
Update ini penting karena OpenClaw versi April dan Mei 2026 mulai merapikan config agent, subagent, status command, dan runtime Codex/ACP. Cara lama yang hanya mengubah satu field kadang masih bekerja di sebagian install, tetapi belum tentu mengatur child agent atau sesi hasil sessions_spawn.
Ringkasan perubahan update Mei 2026
Perubahan utama dibanding versi lama:
- Default thinking untuk agent utama dan subagent sekarang sebaiknya dipisah.
- Untuk agent utama, gunakan agents.defaults.thinkingDefault.
- Untuk subagent atau spawn child, gunakan agents.defaults.subagents.thinking.
- Jika memakai runtime Codex/ACP, versi 5.xx juga memperbaiki cara subagent mewarisi model default dan runtime owner.
- Mulai seri 5.xx, status thinking makin terlihat di /status dan menu /think, jadi validasi tidak lagi perlu menebak dari perilaku jawaban.
- Untuk OpenClaw 4.xx awal, selalu cek schema dulu karena beberapa field subagent baru lebih aman dipakai di 4.xx akhir dan 5.xx.
Versi yang paling aman untuk mengikuti artikel ini:
- OpenClaw 4.xx: gunakan minimal 2026.4.27 atau versi April akhir jika memungkinkan.
- OpenClaw 5.xx: gunakan 2026.5.4 ke atas. Untuk install baru, 2026.5.12 atau 2026.5.18 lebih rapi karena banyak perbaikan subagent, Codex, Telegram, dan plugin.
Kenapa satu config saja belum cukup
Di OpenClaw modern, thinking bisa muncul di beberapa tempat: sesi utama, agent default, subagent, model-specific override, dan runtime native seperti Codex atau ACP.
Kalau hanya mengatur model utama, subagent masih bisa jalan dengan default bawaan. Kalau hanya mengatur agents.defaults.subagents.thinking, sesi utama belum tentu ikut berubah. Karena itu, setup yang stabil harus mengatur keduanya.
Cek schema dulu
Sebelum patch config, cek apakah path-nya tersedia di versi OpenClaw yang sedang dipakai:
openclaw config get agents.defaults.thinkingDefault
openclaw config get agents.defaults.subagents.thinking
openclaw config validate
Kalau ingin cek schema penuh:
openclaw config schema > openclaw.schema.json
Untuk host yang punya gateway aktif, path yang relevan adalah:
agents.defaults.thinkingDefault
agents.defaults.subagents.thinking
agents.defaults.subagents.model
agents.defaults.subagents.runTimeoutSeconds
Config yang direkomendasikan
Untuk default high di agent utama dan subagent:
{
"agents": {
"defaults": {
"thinkingDefault": "high",
"subagents": {
"thinking": "high"
}
}
}
}
Terapkan dengan patch config:
cat > /tmp/openclaw-thinking.patch.json <<'JSON'
{
"agents": {
"defaults": {
"thinkingDefault": "high",
"subagents": {
"thinking": "high"
}
}
}
}
JSON
openclaw config patch --file /tmp/openclaw-thinking.patch.json
openclaw config validate
openclaw gateway restart
Jika environment tidak nyaman memakai file sementara, gunakan config set:
openclaw config set agents.defaults.thinkingDefault high
openclaw config set agents.defaults.subagents.thinking high
openclaw config validate
openclaw gateway restart
Untuk OpenClaw 4.xx
Di seri 4.xx, gunakan pendekatan konservatif:
{
"agents": {
"defaults": {
"thinkingDefault": "high",
"subagents": {
"thinking": "high"
}
}
}
}
Catatan penting:
- Jika agents.defaults.subagents.thinking belum dikenali, upgrade ke versi April akhir.
- Jangan mengarang field seperti defaultThinking, reasoning, atau subagentThinking kalau tidak muncul di schema.
- reasoningDefault berbeda dari thinkingDefault. Field itu bisa mempengaruhi tampilan atau default reasoning tertentu, tetapi untuk tujuan artikel ini, path yang perlu dipakai adalah thinkingDefault dan subagents.thinking.
Untuk OpenClaw 5.xx
Di versi 5.xx, config di atas tetap valid. Tambahan yang sering dibutuhkan adalah default model untuk subagent:
{
"agents": {
"defaults": {
"thinkingDefault": "high",
"subagents": {
"model": "default",
"thinking": "high",
"runTimeoutSeconds": 0
}
}
}
}
Penjelasan:
- model: "default" berarti subagent memakai jalur model default.
- thinking: "high" menjaga child task tetap memakai reasoning tinggi.
- runTimeoutSeconds: 0 berarti tidak memaksa timeout pendek. Pakai ini hanya jika workflow subagent memang sering butuh waktu panjang.
Kalau server dipakai untuk pekerjaan ringan, jangan langsung set semua ke high. high lebih mahal dan lebih lambat. Untuk task harian kecil, medium sering cukup. Gunakan high kalau workload dominan coding, debugging, migrasi, audit, riset teknis, atau subagent paralel yang butuh keputusan akurat.
Cara verifikasi
Setelah restart, cek status:
openclaw status
Lalu cek model dan config:
openclaw models status
openclaw config get agents.defaults.thinkingDefault
openclaw config get agents.defaults.subagents.thinking
Di Telegram atau channel chat yang mendukung slash command, jalankan:
/status
/think
Kalau /status menampilkan resolved thinking default yang benar, config sudah terbaca. Kalau subagent masih terasa ringan, cek lagi agents.defaults.subagents.thinking. agents.defaults.thinkingDefault mengatur layer lain.
Kesalahan yang sering terjadi
Kesalahan pertama: hanya mengatur model, bukan thinking.
{
"agents": {
"defaults": {
"model": "openai/gpt-5.5"
}
}
}
Config ini mengatur model, tetapi tidak otomatis memaksa thinking ke high.
Kesalahan kedua: patch config tanpa validate.
openclaw config patch --file patch.json
openclaw gateway restart
Tambahkan validasi:
openclaw config validate
Kesalahan ketiga: memakai contoh lama untuk versi baru. OpenClaw bergerak cepat. Untuk artikel teknis yang menyentuh config, schema lokal harus dianggap source of truth.
Rekomendasi operasional
Untuk install personal yang dipakai owner sendiri:
{
"agents": {
"defaults": {
"thinkingDefault": "high",
"subagents": {
"model": "default",
"thinking": "high"
}
}
}
}
Untuk install multi-user, grup, atau bot publik:
{
"agents": {
"defaults": {
"thinkingDefault": "medium",
"subagents": {
"model": "default",
"thinking": "medium"
}
}
}
}
Alasannya sederhana: high cocok untuk kerja berat, tetapi tidak semua pesan perlu reasoning mahal. Kalau OpenClaw dipakai di grup atau channel ramai, default medium lebih sehat. Tinggikan manual hanya saat task memang butuh.
Kesimpulan
Untuk OpenClaw 4.xx dan 5.xx, setup default thinking yang paling aman adalah mengatur dua layer: agent utama dan subagent. Jangan hanya mengubah model. Jangan juga menyalin field dari artikel lama tanpa cek schema.
Gunakan agents.defaults.thinkingDefault dan agents.defaults.subagents.thinking, lalu validasi dengan openclaw config validate, openclaw status, dan openclaw models status.
Kalau tiga cek itu bersih, OpenClaw sudah punya default thinking yang lebih konsisten untuk agent baru dan subagent yang di-spawn.
Artikel Terkait
Temukan lebih banyak konten menarik yang mungkin Anda sukai
Tentang Penulis

Rama Aditya
Profesional dengan pengalaman 15+ tahun dalam digital marketing, fullstack development, dan konsultasi bisnis. Fokus membantu bisnis Indonesia membangun sistem yang efisien, scalable, dan berdampak langsung ke pertumbuhan bisnis.
Pelajari Tentang Kami

